Rabu, 26 September 2018

Yang Lebih Baik

Setelah memperbaikimu, kau justru pergi.
Membuatku lantah berantakan.
Namun kemudian orang lain menjadi datang.
Memulihkanku.
Dan menuntunku hingga ke titik yang mana tak akan pernah mampu aku raih jika masih bersamamu.
Mungkin begitulah hidup.
Begitulah cara-cara Tuhan mempertemukan.
Bahwa perpisahan adalah awal dari pertemuan yang lebih baik.

Selasa, 03 Oktober 2017

Pregnancy and its drama

Hari ini, tepat usia kandunganku memasuki 22 minggu - menuju 6 bulan -
alhamdulillah, semua sehat. ibu dan si cikimil di dalam -kata dokter-
setelah nikah di februari lalu, alhamdulillah gak lama dikasih langsung kepercayaan buat menjaga amanah dari Allah. meskipun sama sekali gak di rencanain, gak ada tuh istilah program2 kehamilan, dan semacamnya. pokoknya mengalir apa adanya aja. dan setelah 3x dapet 'palang merah' selepas nikah, maka dapatlah 'dua garis merah' di dalam testpack.

Awal kehamilan, di bulan pertama sebelum memberanikan diri untuk testpack, emang sih ngerasa ada yang beda dari badanku. entah makin beser lah (sampai susah tidur karena kebelet melulu), entah ngos-ngosan pas lagi duduk, dan banyak keanehan lainnya. tapi, aku ngerasa mungkin karena capek kali, soalnya waktu itu aku masih sering nemenin tsuamik keluar kota buat tugas kantor. yaudah, cuekin ajalah, banyak minum air putih. sampai akhirnya penasaran juga ketika semua orang negor setiap ngeliat aku "eh udah hamil berapa bulan?" atau "lagi hamil ya?" itu berlangsung hampir beberapa minggu, apalagi setiap mampir main ke kantor tsuamik. memasuki bulan Ramadhan tahun ini, karena udah lelah dengan tegoran orang-orang dan makin penasaran juga sih sebenarnya, walaupun takut kecewa. berani aja aku sama si tsuamik beli testpack.

Setelah mencoba beberapa jenis testpack, muncullah garis dua yang kabur. Mikirnya sih, ah...masih kabur, mungkin dikit lagi waktunya haid. Tapi, kok...baru sadar ternyata ini udah awal bulan belom juga haid. Meskipun jauh sebelum nikah emang siklus berantakan. Tapi, degdegan juga. Makanya, hari itu aku memberanikan diri ngajak tsuamik ke dokter, buat periksa. Apalagi waktu itu udah bentar lagi mau mudik lebaran, takut kalo beneran hamil gak boleh kemana-mana naik pesawat.

Hari senin kedua di bulan Ramadhan, aku ajakin tsuamik ke dokter (ampe dia bolos kantor) dan periksa pertama itu di RSIA Bunda Aliyah, Pondok Kelapa. setelah antri beberapa lama, waktunya saya dan tsuamik masuk ke ruang praktek dokter. Inget banget, hari itu saya dilayani oleh dr. Siti, dokternya lumayan ramah dan menenangkan. Seperti pada umumnya, ditanyalah kapan haid terakhir dll, lalu diajak ke tempat tidur untuk dilakukan USG. Namun, saat itu yang terlihat hanyalah kantung kandungan yang membesar, kata dokter "ini kantong kandungannya ibu, sudah mulai membesar walaupun embrionya belum kelihatan tapi saya bisa menyimpulkan 90% ibu hamil. kalo ibu mau saya USG transvaginal mungkin akan lebih jelas", cuma karena saya takut, saya hanya tersenyum dan mengucapkan terimakasih pada dokter kala itu. Dokter pun menyarankan untuk kembali lagi setelah 2 minggu kemudian, setelah dapat vitamin dan penguat kandungan, saya pun pulang kerumah. Raut wajah tsuamik, ada kekecewaan disana, dia takut sangant berharap dan kemudian kecewa. Saya hanya bisa pasrah, berserah diri dan berdoa. Kalo memang rejeki saya dan tsuamik telah tiba, hanya Allah yang mampu menjaga kami. Setelah hari periksa lewat, jujur aja tsuamik lebih sensitif, dikit-dikit emosi gampang kepancing, saya berusaha ngerti. Mungkin dia juga berharap banyak ke saya, tapi ya harusnya lebih pasrah aja kan. disini kita bisa belajar buat ikhlas.


Tibalah 2 minggu kemudian, kebetulan saya dan tsuamik sudah berada di kampung halaman, waktunya kami mudik. Saya akhirnya berani memberitahukan kepada ibu saya, kemudian ibu saya menyarankan untuk kembali periksa ke dokter obgyn. Dengan berat hati, dan penuh rasa takut saya memberanikan diri untuk ke dokter kembali, kali ini ditemani oleh ibu saya dan tsuamik. Setelah antri, akhirnya giliran kami masuk, dilayani oleh dr. Rina, SP.OG di klinik Kartini. Setelah beberapa pertanyaan dasar seperti haid terakhir dan kapan terakhir "bertemu" tsuamik, saya disuruh berbaring di kasur periksa. Ternyata, metode yang digunakan oleh dr. Rina ini, jika usia kehamilan dibawah 4 bulan maka, USG yang dipakai adalah transvaginal, mau gak mau saya harus mengikuti, dengan alasan embrio susah kelihatan dalam usia kehamilan muda di trimester pertama, jadi kalo pake transvaginal ini pasti kelihatan, langsung ketemu sama si dedeknya.
Bismillahirrahmanirrahim...
dan...
muncullah bentuk sebesar "kacang merah" di layar USG, lalu dokternya berkata "alhamdulillah, selamat ya ibu, bapak. itu embrionya udah kelihatan, saya cek dulu ya usianya berapa minggu? alhamdulillah sudah masuk 6 minggu 5 hari. sehat-sehat ya ibu" kemudian saya dipersilahkan duduk kembali di meja hadapan dokter. Yang paling saya perhatikan adalah tsuamik saya, saya tau ada airmata haru yang barusan menetes dari kedua matanya, matanya masih berkaca-kaca, dia meremas pundak saya dan berbisik, "i love you, sayang".

Gimana rasanya?
campur aduk, seneng, sedih, takut, dll.
kenapa sedih? egois sih sebenarnya. soalnya selama nikah karena tsuamik sibuk tugas luar dari kantor sampai detik ini kita gak pernah bener-bener honeymoon loh! banyak destinasi wisata yang harus rela saya coret satu per satu, saya harus ngalah, saya gak boleh egois, saya sedang menjalankan amanah.
kenapa takut? takut gak bisa ngejagain amanah ini dengan baik, namanya juga baru pertama kali kan? wajar kan?
seneng? udah pasti! gak semua orang seberuntung ini. gak direncanain, gak perlu nunggu waktu yang lama dan akhirnya dikasih kado & surprise Ramadhan, Semesta se keren itu ya?

Hari-hari berlangsung dengan penuh rasa syukur dan spesial. Alhamdulillah, kenikmatan yang tiada duanya! Dan drama pun dimulai,
memasuki usia kehamilan 3 bulan, saya baru merasakan yang namanya mual, ngidam & muntah. dan rasanya, gak enak. penuh rasa bersalah. saya gak bisa makan dengan tenang, setelah kenyang beberapa saat, timbullah rasa mual dan akhirnya harus "dikeluarin" smuanya di kloset kamar mandi. sedih banget, karena ngerasa gak bisa kasih sesuatu yang maksimal buat si cikimil. Gak ada satupun makanan yang terlihat enaaaak di lidah. selalu bikin mual dan muntah, apalagi yan namanya nasi. Cium aroma nasi aja udah mual banget, pengennya apa saja selain nasi yang dimasak dirumah, sampai pernah satu waktu, saya minta sepiring nasi sama tetangga saking pengennya makan, tapi gak suka bau nasi di dalam rumah saya, tetangga saya cuma senyum-senyum aja. maklum. ibu hamil katanya. dan periode drama mual ini hanya berlangsung 1 bulan, alhamdulillah. gak lama. dan sedihnya badan saya harus turun sebanyak 6kg, tapi si cikimil didalam perut makin berkembang dengan baik, semuanya normal.

Memasuki bulan ke 4 kehamilan saya, atau memasuki trimester ke 2, nafsu makan makin membaik, walaupun saya gak terlalu doyan sama sayur, makan sayur cuma maunya kangkung sama bayam aja. yang lain gak suka. dan seneng banget sama daging, di masakin apapun yang namanya daging itu berasa enak banget masuk di dalam perut. hahaha.
Meskipun kemalasan dan keterngantukan itu sering sekali menyerang, saya kadang ngomong sama diri sendiri, kok saya makin males ya? kayaknya gravitasi kasur itu terlalu kuat memeluk.
Tapi, sedikit terbantu mengatasi kemalasan karena saya tinggal dirumah berdua aja sama tsuamik, kalo malasnya diikuti terus, kapan masak dan beberes kelar? jadi memaksakan diri sebenarnya. dan alhamdulillah, meskipun di sela-sela pekerjaan rumah, kadang harus masuk kamar dulu istirahat dikit baru lanjut lagi menyelesaikan tugas rumah.

Selama kehamilan, sebenarnya penuh dengan drama.
saya pernah merasa sangat kesepian, berasa gak ada yang ngerti, berasa gak ada yang nemenin.
kadang saya nangis, karena ngerasa gaada siapa-siapa, dan rasanya gak enak banget.
padahal, ibu hamil gak boleh sedih. harus selalu happy. biar anaknya juga ikutan happy, kan?
apa itu wajar? saya hampir 4 bulan ngerasa se-drama itu. tapi, setelah baca beberapa artikel, saya harus move-on dari drama kehamilan ini, walaupun itu wajar, tapi tetep harus kita kendalikan. Namanya juga perubahan hormonal, walaupun kadang-kadang saya masih ngerasa saya masih kadang-kadang drama deh sampai sekarang. haha..

Tapi, alhamdulillah. selama kehamilan ini, saya ngerasa saya betul-betul terbantu dengan kehadiran tsuamik saya, disaat saya pegel dan susah tidur apalagi. makasih ya, tsuam. haha.
beberapa orang bilang, sisi terbaik tsuamik kamu akan keluar seluruhnya ketika kamu hamil, and it's true! it happend to me.

Sebenarnya masih banyak drama-drama lainnya, masih banyak yang pengen di tulis dan diceritain, cuma tsuamik udah balik kantor dari leburnya, waktunya nemenin tsuamik makan malem dulu ya, see ya! tenang, masih banyak utang tulisan yang nyempil di draft, bakalan di posting satu persatu segera ya...



withLove,
hiksyanisanie

Kamis, 16 Maret 2017

Bisa saja. Aku denganmu.

Bisa saja, cinta jatuh dari langit kearah dan tatap yang mana saja yang tak disangka-sangka.
Tatapan itu tahu bagaimana jantungku kehilangan kemampuan mengatur laju irama detaknya; setiap di dekatmu.

Terkadang, aku hanyalah sepenggal malam yang habis hanya dengar menerka-nerka kabarmu. seperti biasanya.
Memilikimu. aku tak ingin menjadi wanita yang paling beruntung. jika ternyata kau merasa merugi.
Terkadang aku jahil bertanya pada Tuhan, entah mungkin ini hanya penasaran saja. di lembaran-lembaran takdirku berikutnya, adakah tertulis beberapa pagi bersamanya?

Lalu aku pernah menunggu seseorang untuk percaya bahwa aku bukanlah kesia-siaan yang berikutnya.
dan semesta kembali membuatku hampir berhasil percaya.

Aku yang masih menyenangimu, terserah kau senang atau tidak. namun, akan tetap seperti itu. menyenangimu apa adanya. sampai kau sendiri yang menambahkannya.

Di hariku akan selalu ada musim kering, yang selalu pula menunggu hujanmu. yang terkadang engkau sembunyikan dalam bentuk senyum yang paling manis

Barangkali aku butuh seseorang yang paling percaya ada setinggi apapun khayalanku.
Dan diam-diam engkau mengamini di dalam hati kemudian ikut andil di dalamnya.

Aku perlu kamu. 
Aku sekedar ingin tahu bagaimana rasanya jika cinta, sayang, dan rinduku dipakai oleh orang yang memang aku ingin.
Di dalam hati, ada rasa yang ku jaga tetap menyala melewati musim apapun. 
Meski nanti entah sempat atau tidak kau nikmati hangatnya

Aku yang dipanah tatapanmu, hanya sebuah jantung. dengan debar lebih cepat dari waktu yang diperlukan mata untuk satu kali kedipan. 
Dan kesalnya sebab kamu adalah pelukan paling sulit yang pernah di taklukkan rinduku.

Kadang pagiku cukup oleh hal sederhana. 
Ketika terngiang senyummu dan merasakan debar-debar yang masih tetap sama.
Jatuh cinta membuat kita kadang mendadak pintar mengarang. 
Mengarang hal-hal baik yang belum tentu ada di diri seseorang.


---------------------------------------------------------------------
19:39 - 16 Maret 2017
dinginnya ruangan kerja tsuamiks yang sedang lembur.
perut keroncongan. namun, hati tenang. kesayangan sedang ada di jarak 10cm dari tempatku berdiri. 



withLove, 
hiksyanisanie. 

Rabu, 25 Januari 2017

Cita-Cita Seorang (Calon) Istri


apa cita-cita kamu setelah menikah dan menjadi seorang istri?
punya rumah besar? mobil keluaran terbaru? segera punya anak?
apa saja, selama baik, berdoa dan berusahalah terus untuk meraihnya.
Saya ?
Saya adalah perempuan yang bercita-cita menjadi seorang istri dan ibu yang baik,
yang bukan hanya mahir mengurus anak, rumah, dan suami.
tetapi juga bisa mencari uang untuk paling tidak menghidupi hobi sendiri. (Baca : belanja make up, buku, mainan gajah dan starwars)
Saya sih pengennya bisa mandiri, kalo kepengen apa-apa bisa sendiri, nggak harus minta apalagi merengek ke suami.
Biarlah dia cukup dipusingkan dengan biaya rumah tangga dan pendidikan anak, urusan kepengenan saya pengennya bisa saya penuhi sendiri.
Malahan, saya akan lebih senang kalo penghasilan saya bisa support suami juga.
Karena di bayangan saya, pernikahan itu semuanya harus ditanggung bersama.
Itu kan pengennya, semoga dikasih jalannya.

Udah, gitu aja? Nggak.
Saya pengen bisa nyiapin sarapan untuk anak-anak dan suami saya setiap pagi sebelum berangkat ke kantor.
Bisa pulang cepat untuk menyiapkan makan malam untuk mereka, atau sekedar snack di malam hari untuk menemani (calon) suami saya begadang nonton Juventus.
Bisa ngajarin anak saya bahasa Indonesia yang baik, bisa melindungi dan menjaga anak-anak saya dari konten Youtube yang isinya cuma "anjing, bangsat, peler, kontol, tete!".
Bisa nemenin anak-nak saya main setiap weekend, beli mainan, buku bacaan, berenang, jalan-jalan ke taman, jalan ke museum atau sekedar masakin Ikan Pallumara kuah kuning kesukaan (calon) suami saya.

Kalo belum punya anak?
Saya pengen menjadi istri yang bisa mendengarkan suaminya, muluknya...pengen bisa bantuin (calon) suami untuk menyelesaikan masalahnya.
Tapi kadang, kita punya keterbatasan, kan?
Jadi, kalo gak bisa bantuin, paling tidak saya bisa bikin dia merasa lebih tenang dan merasa semuanya akan baik-baik saja (walau kenyataannya tidak).
Saya ingin jadi istri yang setiap suami saya bangun tidur, saya sudah ada di depannya, membawa secangkir kopi hitam serta sebuah kecupan yang tak kalah hangat.
Saya pengen jadi istri, yang ketika suami saya pulang kerumah, saya sudah cantik dan wangi, sudah menyiapkan makan malam, sudah siap memeluknya dan mendengarkan bagaimana harinya berjalan.

Saya pengen jadi istri yang setiap malam sebelum tidur, bisa diajak berdiskusi soal pekerjaannya, atau soal vapor dan liquid incarannya. Saya pengen jadi istri yang bisa diajak bebodoran, tertawa bersama, karokean lagu-lagu zaman dulu, dengerin dia nyanyi sampai nge-growl walau suaranya pas-pasan dan berakhir dengan kami ketiduran. Saya pngen jadi istri yang tiap masuk angin atau tiap kakinya pegel-pegel, saya tinggal pijetin dan bikin teh anget, jadi gak ada alesan buat dia lari ke tempat pijit. Saya pengen jadi istri yang gak pernah lupa sama kewajibannya dan punya suami yang gak pernah lupa untuk memberikan hak-hak istrinya. Apa saja itu? Dikompromikan dahulu.

Banyak juga ya kepengennya :))
Lho, bukan hanya itu. Saya juga pengen jadi istri yang bisa bilang "saya punya" ketika dia sedang kekurangan, atau "saya kuat" ketika dia merasa lemah, atau "saya bisa" ketika dia tidak mampu. Bukan karena dia tidak sempurna dan saya menyempurnakannya, tapi karena saya ada untuk membuat hidupnya lebih mudah, bukan menyusahkannya. Karena sayapun gak sempurna, sayapun gak lengkap, saya cuma butuh seseorang yang bisa membuat hidup saya lebih ringan ketika beban sedang berat-beratnya. Pun dia.

Masih ada lagi?
Ada, dong.
Saya pengen jadi istri yang bisa dia ceritakan ke orang lain dengan mata berbinar-binar dan bibir yang tersenyum. Istri yang juga disayangi oleh keluarganya. Istri yang dengan bangga dia gandeng ke setiap undangan. Muluk ya?

Saya pengen begini, saya pengen begitu...
Saya gak perlu mempertanyakan apakah dia akan memperlakukan hal yang sama, karena dengan memutuskan untuk mengatakan "iya" saat dia melamar saya dihadapan seluruh keluarga besar kami, saya yakin kalau dia akan menjadi sebaik-baiknya suami, sepantas-pantasnya lelaki.

Bagi kamu yang punya keinginan yang sama dengan saya, yuk...
dari sekarang coba untuk memperbaiki diri dan memantaskan diri untuk kelak menjadi pendamping seorang lelaki. Dan untuk lelaki yang pengen punya istri baik, coba juga belajar bagaimana caranya menjadi suami yang layak.



with Love,
hiksyanisanie

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
H-10 menjelang Dia yang memilih saya menjadi calon istrinya akan mengucapkan janji dihadapan kedua orang tua dan dihadapan Tuhan saya.
Cobaan silih berganti, namun kekuatan hati dan doa telah menghantarkan kami sampai hari ini.
Tidak ada usaha yang berlebih, namun bibir dan hati lebih sering berucap ke langit. Berharap malaikat juga mendengar dan menyampaikan kepada Semesta. Sang Maha Pengatur segala apa yang kami rencanakan.

Persiapan yang selalu terasa kurang, undangan yang belum semua tersebar. Godaan iman yang berontak, pertengakaran kecil, insha Allah kami dapat lewati bersama menuju Februari penuh cinta. Insha Allah. aamiin...

Makassar, 25 Januari 2017 
23:05 PM - di bawah basah langit abu-abu.

Kamis, 08 Desember 2016

Perihal Aku Jatuh Cinta Padamu

Ada yang bilang, ketika jatuh cinta, kita tidak punya alasan mengapa kita mencintainya.
Aku percaya itu. Namun, belakangan aku befikir untuk mencari alasan tersebut lebih keras.
Aku ingin mendokumentasikan perasaanku ketika pertama jatuh cinta padamu.
Aku percaya bahwa perasaan itu berubah dari waktu ke waktu.
Kelak, ketika ada rasa yang berubah, aku ingin membacanya dan mengingat lagi rasa pertama kali aku jatuh cinta padamu.
Bukan, bukan ingin membuatnya dramatis.
Aku hanya ingin bertahan untuk seseorang yang sudah aku pilih.
Dan aku tidak Akan menyesali kalaupun tidak seperti harapanku jadinya.
Dan kalaupun aku dan aku berpisah, catatan ini akan membuat kita lebih bijaksana,
bahwa sepahit apapun yang nantiny kita tempuh, hal-hal manis telah lebih dulu mewarnainya.
Dan kamu pernah memberikan rasa ini kepadaku.
  1. Aku memiliki keyakinan yang kuat hanya dengan menatapmu. aku tidak memikirkan hal lain selain ingin mencintaimu dan rasa ini tidak kurasakan sendiri. aku merasakan energi yang sama, getaran yang kau berikan sama. bahkan lebih besar. bahwa kemudian kita memutuskan untuk jalan bersama, itu hanya formalitas. aku tahu, kau orang yang tepat untuk melangkah tanpa harus mengungkapkannya. aku memilihmu.
  2. Kamu membuatku yakin. meski belum banyak hal yang aku tahu tentang dirimu, dan belum banyak hal yang kau tahu tentang diriku, tapi aku yakin kita sama-sama punya kesediaan untuk saling mengenal lebih jauh memahami baik-buruk diri masing-masing. beradaptasi dengan hal-hal yang tidak terbayangkan sebelumnya. Kau membuatku yakin bahwa kita bisa saling menjaga, bahkan di awal kita saling mengenal. Kau mengajarkanku untuk tetap menjadi diri kita saat membuat perjalanan kita.
  3. Kau membuatku tersenyum. Kelakuan-kelakuan anehmu tanpa harus kau sengaja, sudah cukup membuatku tersenyum. Ketika kita jauh dan aku rindu, intatan tentang hal ini mungkin akan mengobati rasa rinduku. Aku bahagia karena kau membuatku tersenyum, hampir setiap hari.
  4. Aku merasa aman denganmu. Kau memang bukan orang yang romantis, buka orang yang berapi-api dalam mengekspresikan rasa cinta. Kau hanya memberikan aku rasa aman ketika aku didekatmu, bahkan ketika yang kita lakukan hanya diam. Dan aku rasa itu cukup.
  5. Bercerita tentangmu membuat mataku berbinar. Dari situ aku menyadari bahwa aku mengagumimu. Dirimu dengan kelebihan kekurangannya. Semua hal tentangmu, semakin aku mengetahuinya semakin itu semua membuatku bangga mengenalmu. tidak karena apa yang kau punya atau yang kau capai. Tapi, karena itu adalah kau, Sekarangku.




withLove, 
hiksyanisanie

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
23:30 WITA 
almost 2 hours since you've back to your home and prepare to your flight tomorrow
and i miss you already. 
8 December 2016, it's already 300days since we're together whether we apart. but it's so close goes to reach our dream one by one. keep praying and begging to Allah for blessing us wherever we are.
ailasyu, Mr. A :*

Selasa, 08 November 2016

tanpa 'tapi'

Saya yakin kalau semua orang pasti pernah jatuh cinta,
entah cintanya berbalas atau bertepuk sebelah tangan,
saya yakin kalau semua orang pasti pernah mencintai dengan begitu dalam dan sepenuh hati,
entah dia mengharap balasan atau memilih mengikhlaskan,
dan saya juga yakin kalau semua orang pasti pernah merasa dicintai dengan begitu tulus,
entah dia membalasnya atau memilih tak menghiraukannya.

tetapi, apakah semua orang pernah merasa bahwa ia sudah berhenti mencari?
Belum tentu. Ini. Ini yang membedakan saya dengan mereka.
Saya berhenti mencari, saya berhenti di kamu.
Semua yang sebelum kamu rasanya tak lagi berarti.

Kamu, kini jadi dunia saya.
Dunia yang tak lagi sama, dunia yang berputar dan terbalik tak tentu arah,
dunia yang penuh dengan hal-hal yang tak biasa, yang juga tidak pernah saya temui sebelumnya
dunia yang saya benci dan saya cintai secara bersamaan.
dunia yang tak ingin saya tinggalkan.
saya berhenti mencari. saya berhenti di kamu. 
kamu adalah senyata-nyatanya lelaki yang saya inginkan, dan beruntungnya,
kamu juga yang sebenar-benarnya lelaki yang saya butuhkan.

saya berhenti mencari, saya berhenti di kamu.
saya tak pernah berhenti mengucap syukur atas kehadiranmu,
yang entah bagaimana, menjadi alasan hadirnya tawa dalam hidup saya.
sebelum kamu, tawa tak pernah datang sesering ini.
untuk lelaki yang telah membuat saya berhenti mencari dan jatuh cinta setiap hari, 
saya cinta kamu tanpa tapi.


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
8 November 2016, 08:40 am
it's been 270 days, and we still together
I always happy to having you as my bestguy ever!
thankfull for entering my life as far as today.
bismillah for our wedding prepartion !
and I love you, too. A !



withLove,
hiksyanisanie

Rabu, 02 November 2016

tentang DIA

tentang DIA
yang aku panggil dengan sebutan Mama
mendengar orang-orang berbisik tentangmu,
baik burukmu hanya aku saja yang paling tahu.

tentang DIA,
yang selalu ingin belajar, mengajarkanku betapa menyenangkan menjadi pandai.
yang selalu tak lupa pulang, membentuk sebuah rumah tujuan kembali.
yang kata orang terlampau sabar, mengajarkanku bagaimana berserah diri
yang dikiranya lemah, jiwanya terlalu kuat jika ia tak bersembunyi dibalik halusnya seorang perempuan.
yang dikiranya kuat, namun renta. kerapuhannya disimpan sendiri. 
hanya karena tidak ingin kami khawatir

tentang DIA,
yang hanya memikirkan kebahagiaan kami, menyampingkan segala keegoisannya.
yang lupa bahwa DIA juga manusia biasa yang harus mencintai dan membahagiakan diri sendiri.

tentang DIA,
yang bertahun-tahun menolak lupa pada kelelahan, membiasakan diri dengan kesibukan, menutupi rasa kesakitan, diam dalam hati yang teriris-iris, tersenyum di saat jiwanya terkoyak.
Ya Tuhan, apakah DIA adalah jelmaan malaikat yang kau turunkan untuk kami?

tentang DIA, 
yang sungguh tidak ada kebencian sedikitpun yang tersimpan, yang sungguh mencintaiku sepenuh hati, yang ingin kubahagiakan sampai mati. 

Mama,
jika suatu hari aku berada di tempat yang jauh, aku masih tetap sahabat baikmu. yang mendengar tangisanmu, keluh kesahmu, marah dan bahagiamu. 
Mama,
tolong tetaplah sehat dan bahagia. masih banyak hal yang harus kita lewati bersama.
Mama, 
jika suatu hari aku terlena dengan kehidupanku dan lupa mengabarimu, menulis rindu untukmu, percayalah di dalam do'a ku kau tak pernah terlewatkan.
Mama, 
semoga sabarmu, ikhlasmu, pandaimu menurun kepadaku. tetap sabar mengajarkanku semuanya.
Mama, 
saya mencintaimu lebih dari detak jantungku, lebih dari aliran darah yg mengalir di tubuhku, bahkan lebih dari seluruh isi jagad raya ini.
maka dari itu, sehat ya Ma...

-----------------------------------------
1:32 a.m aku terdiam disudut kamarmu, mendoakan kesembuhanmu, Ma...



withLove, 
hiksyanisanie

Senin, 31 Oktober 2016

My Quality Time with Melia Hotel

Hola!
menuju weekend kayak gini, dengan segudang kesibukan sebelumnya. entah mengajar ataupun repot mengurus keperluan menikah, rasanya saya emang paling pas buat 'me time' ala sanie. awalnya bingung sih, mau kemana, ngapain dengan waktu yang singkat, sekitaran 1-2 hari aja yang minim budget dengan jarak yang gak terlalu jauh juga. 
Berdomisili di Makassar dengan pilihan yang menurut saya terbatas, gak seperti di kota besar lainnya. Mana waktu tempuh yang saya rasa, cukup menyita waktu dan tenaga, pilihan paling tepat adalah ke hotel. Beberapa waktu lalu, saya baru saja pulang dari ibukota tercinta, mengurus undangan dan tetek-bengeknya, lumayan membuat saya kurang beristirahat dan menikmati waktu. Padahal saya di Ibukota loh, tapi entah macet dan sibuk dll saya memilih untuk menikmati waktu di Makassar aja. 
Nah, akhir-akhir ini saya mendengar ada beberapa hotel baru di Makassar yang 'must to try' dari beberapa review yang ada, salah satunya di https://www.tripadvisor.com/Hotel_Review-g297720-d10640552-Reviews-Melia_Makassar-Makassar_South_Sulawesi_Sulawesi.html 
Setelah searching dan membaca beberapa recomended dari pada traveler yang ke Makassar, saya memutuskan untuk menginap di salah satu Hotel baru di Makassar. Hotel Melia Makassar.


Hotel Melia Makassar, beralamat di Jalan A. Mappanyukki No. 17 Makassar ini adalah hotel yang terbilang sangat baru di Makassar, kurang lebih baru dua bulan setelah launching. 
Nah, karena kejebak macet dan hujan, jadi saya emang sampai dan check in di hotel sudah menuju malam hari, padahal saya rencana pengen ngelihat sunset yang katanya keren di salah satu spot yang ada di Hotel Melia ini. 

Hotel yang berasal dari Spanyol ini setahu saya sih cuma ada 3 di Indonesia, ada di Jogja, Bali dan Makassar. Kata orang-orang-orang sih, pelayanan hotel di Makassar itu masih standart, kurang ramah, tapi pas pertama kali saya menginjakkan kaki di Hotel ini, yang saya temukan adalah senyum dan sapa para pegawai hotel. Sistem parkirnya pun valley service mungkin karena alasan lapangan parkir yang minim dari hotel, tapi ini adalah solusi cerdas sih buat para tamu biar gak repot dan ngedumel cuma soal parkir, hahahahaha...


Hotel Melia ini terdiri dari 20 lantai, dimana ada beberapa fasilitas yang ditawarkan. Nanti aku bakalan ceritain fasilitas apa aja. Kali ini aku bakalan obrolin secozy apa sih lobby hotel dan para karyawannya.
Karena udah malem, kejebak macet dan kehujanan serta kelaparan, saya lalu segera check in untuk beristirahat sebentar. Lobbynya cozy banget, saya suka sama interiornya, sama satu lagi, lampunya berasa hotel ini abis ngadain Olympic Games  gitu. 


Kan, udah kebayang dong gimana? Rame ya? Iyah pada rame banget check in di Hotel ini. Kebetulan banget pas aku dateng, baru aja selesai acara 'Meet and Greet with Afgan' jadi ya makin rame lah sama beberapa fans dari cowok ganteng itu. Sambil nunggu antrian check in, kurang lebih 5-10 menit, boleh dong aku foto-foto sedikit di lobbynya? Hihihihi :))




Abis foto-foto sebentar di Lobby, sambil nunggu check-in antrian, saya memperhatikan sekeliling lobby hotel, nuansa grey sangat menonjol di bagian sini. Mulai dari sofa  sampai ke furniture pelengkapnya. Rasanya bener-bener intim banget di hotel ini. 
Setelah check-in selesai, saya di antar menuju kamar saya yang berada di lt. 11. Saya memilih tipe kamar deluxe,  dengan fasilitas a half window view yang lengkap dengan meja kerja, saya merasa pilihan saya buat menyenangkan diri sendiri dengan mencoba sesuatu yang baru dengan hanya melihat review singkat, adalah pilihan yang tepat. 


and what a surprising me! I got greeting card from Hotel Manager! 
such an honour for me, thank you!
aduh...gimana rasanya ya, pas masuk kamar dapet greeting card semanis ini dari pihak hotel! mungkin rasanya seperti ketemu sama pacar pas lagi LDRan cukup lama (?) *sambil sedikit curhat*
okay, let's back to my room
kamar yang aku pesen adalah tipe deluxe dengan luas kamar sekitar 26m persegi. dengan a half window view yang cakep parah!


dikarenakan semua tipe kamar yang double bed lagi full booked jadilah saya menempati kamar super kece ini, fasilitas kamar ini adalah meja kerja, sofa, tv, bathroom, kimono dan mini bar.
bathroom konsepnya juga unik, kalo buat pasangan suami-istri sih ini adalah spot paling romantis (apaan sih) kalo mandi sih gak perlu nutupin pake tirai, jadi pandangan menembus aja gitu...


fasilitas bathroom yang full window ini juga ada satu lagi ke unikannya, jadi di dalam bathroom itu gak hanya pake shower aja, ada juga rain shower yang memudahkan guest untuk mandi dan keramas lebih mudah. so far, i really enjoyed being here almost an hour.

Selain kamar dengan tipe deluxe, ada juga beberapa tipe lainnya seperti premium, the level,  dan junior suite. Nah, ada yang menarik dari tipe kamar the level ini, karena fasilitas yang ditawarkan. Khusus guest the level room,  katanya fasilitas check-in hotel dilakukan di lt. 18, jadi mereka punya privat lobby, lounge dengan ukuran kamar 28m persegi, setara dengan tipe kamar premium tetapi dengan kelebihan fasilitas yang istimewa. termasuk meeting room khusus buat guest.


Selain itu, ada juga nih tipe kamar Junior Suite yang biasanya sih pejabat-pejabat dan pengusaha besar yang kebanyakan memesan tipe kamar ini. Dilengkapi dengan mini livingroom, coffeemaker, bathroom with bathtub, a full window view jadi semakin pas untuk guest yang super istimewa.

Setelah melihat beberapa tipe kamar, Hotel ini juga dilengkapi dengan beberapa ruang meeting yang biasa digunakan untuk training, meet and greet, yudisium  dan beberapa acaa yang melibatkan maksimal 200 orang. Ruangan meeting  ini berada di lt. 7 yang dilengakapi dengan mushallah dan sofa di sepanjang koridor untuk memudahkan para member dari suatu acara. Ada 4 ruangan meeting yang disiapkan oleh Hotel Melia, semua namanya adalah nama-nama kota yang terkenal di Spanyol. Mallorca, Madrid, Valencia dan Barcelona.

Mallorca Room
Barcelona Room (1)
Koridor Meeting Room
Ruang Meeting Direksi
Selanjutnya, apalagi sih yang menarik dari Melia Hotel Makassar?
Melia Hotel Makassar, juga menyediakan fasilitas seperti swimming pool, fittnes centre, sauna, spa dan salon. Tidak banyak setahu saya hotel di Makassar yang menyediakan salon di dalam hotel, untuk di gunakan oleh tamu luar ataupun oleh tamu yang menginap di hotel. Fasilitas ini berada di lantai 5 yang dinamakan "Lifestyle Floor" dimana semua fasilitas itu berada didalam satu lantai. 

Swimming Pool
Fittnes Centre
Alma Salon & Spa
Spa Room for 2 person
Spa Room for 1 person

Untuk pengunjung yang hanya ingin menikmati fasilitas di Lifestyle Floor ini, boleh aja. tanpa perlu menginap terlebih dahulu, meskipun dengan limited seat (terbatas). Untuk penggunaan swimming pool dikenakan charge sebesar Rp 200.000,- (pesan makanan + sauna) per orangnya, sudah termasuk bisa menikmati fasilitas sauna juga. Sedangkan untuk fittness centre, hanya dengan membayar Rp 700.000,-/bulannya kamu sudah bisa menikmati fasilitas fitness, pool, dan sauna harganya sudah termasuk dengan dampingan PT (personal trainer).

udah keliling-keliling di lifestyle floor dan nyobain beberapa fasilitasnya, sampai keluapaan kalo tadi kelamaan di jalan akibat macet dan hujan, jadilah kelaperan. Restoran untuk breakfast dan dinner para tamu hotel sih biasanya di Lt. 6 ini, namanya Merkado Resto. Merkado dalam bahasa spanyol yang berarti pasar, itu menjelaskan bahwa apa saja yang kamu mau makan sih, ada disini. Mulai dari cake, sampai recomended chef of the day.
Merkado Restaurant
Menu Dishes and Drink
Cake of Merkado
Outdoor of Merkado
T & T chicken recomended by chef
Drinking recomended by chef

Setelah mengisi perut yang sempat keroncongan karena kepo banget sama hotel baru ini, ada satu lagi tempat yang buat hotel ini ngehitz dengan seketika. Dan salah satu alasan juga kenapa saya penasaran banget sama hotel ini. Here I am! Di lantai 20&21 Melia Hotel Makassar ada yang namanya "The Society sky dining & Bar" ini dia tempat baru buat anak gaul Makassar yang pengen nyobain bedanya. Konsepnya tempat makan dengan bar yang pemandangannya 90 degress Kota Makassar. Keren! sore-sore ngeliat sunset dari sini pasti betah.
The Society Bar
21st floor Melia Hotel Makassar with 360 degress view
Tapi sayangnya karena Makassar hari ini di guyur hujan yang luar biasa lebatnya, makanya aku kurang tuh foto-foto di bagian outdoor. Kalo mau liat aselinya sih, boleh banget dong mampir ke Melia Hotel Makassar, ke 20th floor The Society Sky Dining & Bar. Konsepnya sih hampir sama dengan Sky Dining Menara BCA Sudirman Jakarta. Wajib Mampir dan keren banget buat spot foto instagram-able pokoknya.

Karena semalem udah capek kepoin Melia Hotel Makassar, pagi ini saya sarapannya di Merkado Restaurant lt. 6. Ada yang unik lagi nih dari Melia Hotel Makassar. Ini Hotel pertama yang aku temuin gak ada menu bubur ayam di breakfast. But i still enjoyed :)
Merkado Indoor Restaurant
Breakfast time
Mine for breakfast. So yummy.
Pancake Corner
salad and fruit corner

bread corner
muffin corner
Hellowen Stuff

Buat yang doyan nongkrong sama temen-temen, keluarga dan sahabat, Melia Hotel Makassar juga menyediakan menu a la carte buat menemani hangatnya kebersamaan kalian, mulai dari harga Rp 150.000,- nett/pax. Hotel dengan konsep urban city ini menawarkan fasilitas yang gak kalah kece dari beberapa hotel ternama di Makassar, warna cokelat, abu-abu yang dominan di hotel ini emang cocok banget buat kalian yang ingin lebih intim berkumpul dengan keluarga, sahabat, pasangan kalian. Untuk pemesanan dan booking hotel bisa langsung ke https://www1.melia.com/en/hotels/indonesia/makassar/melia-makassar/index.html

Buat temen-temen yang udah mampir ke Melia, yuk jangan lupa posting foto kalian di sosial media kalian, lalu tag Melia Hotel Makassar.
Instagram  : https;//www.instagram.com/melia_makassar/
Facebook  : https;//www.facebook.com/HotelMeliaMakassar
Twitter      : https;//www.twitter.com/MeliaMakassar




withLove, 
hiksyanisanie

Selasa, 18 Oktober 2016

Yang Belum Sempat Terucap ..

Terima kasih sudah hadir di hidup saya. 
Walau jalannya tak pernah mudah
terima kasih karena sudah mengajak saya melangkah sejauh ini
Bersamamu, saya mengerti bahwa kita harus jalan beriringan, bukan bersebrangan
Ingatlah bahwa saya akan selalu menjadi teman yang akan mendampingimu sampai ke tujuan
untuk membuat mimpi-mimpimu tak lagi semu.

Terima kasih untuk kesabarannya, pengertiannya, kasih sayangnya, perhatiannya,
rindunya, temunya, tawanya, air matanya, dan segala macam tetek-bengeknya.
Terima kasih karena kamu selalu memberikan saya kesempatan untuk berubah,
dan memperbaiki diri, tak pernah bosan walau saya kerap kali keras kepala, egois, 
atau tinggi gengsi.

Terima kasih sudah mempercaya bahawa saya adalah jodohmu, 
walaupun saya jauh dari kesempurnaan.
Percayalah bahwa saya akan selalu berusaha memantaskan diri
untuk berada di sampingmu.
Kelak, untuk memegang tanganmu, untuk menyandang nama belakangmu,
untuk membuatkan kopimu.

Terima kasih sudah membuat saya merasa begitu dicintai, dihargai, dan diperjuangkan.
Hal-hal yang mungkin tak pernah benar-benar saya rasakan sebelum kehadiran kamu.
Terima kasih untuk selalu menjadi yang pertama, dan semoga, yang terkahir dan satu-satunya
di berbagai pengalaman hidup saya.
Terima kasih atas segala usahamu, besar dan kecil, yang kamu lakukan untuk kebahagiaan saya.

Ingatlah bahwa saya mencintaimu lewat hal-hal sederhana.
Sesederhana peluk di penghujung hari, sesederhana kecup di pagi hari.
Terima kasih atas banyak hal yang sudah kamu ajarkan, berikan, perlihatkan kepada saya.
Yang saya tahu, kini, cinta itu bukan hanya dapat dirasakan, namun juga dapat dilihat. 
Kamu.

Untuk A, saya cinta kamu, lebih dari cinta-cinta saya yang lalu.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
11:20 PM - secangkir kopi dan susunan baju di dalam koper. sesegera mungkin aku ingin berlari ke hadapanmu. rindu.



withLove,
hiksyanisanie

Sabtu, 01 Oktober 2016

kepada kamu...

sungguh, hari-hari terasa mulai menyulitkan. 
terkadang diam dan sabarku dianggap semena-mena. bukan lagi yang paling mematikan.
kau memang ahlinya, membuatku khawatir dan rasanya ingin secepat kilat berada disana. 
keselamatanmu adalah apa yg aku selalu panjatkan dalam sujud akhirku. jika kau ingin tahu itu. tidak pun tak apa.
aku dengan penuh harap kau tak kurang satu apapun. detik demi detik ku hitung agar aku mendapatkan kabar bahwa kau baik-baik saja. tidak kah kau sedikit menghargai detik itu? yang akhir-akhir ini hanya tersita untuk memikirkanmu dan kita? 

iyah. kita. 
terdengar sederhana ditelingamu mungkin. namun ia terlihat hampir seperti benang kusut di hadapanku. yang sedang mencoba ku urai kembali. ah, rasanya jarak semakin membunuhku. kali ini kita sedang tidak baik-baik saja. setelah baru saja telfonku kau matikan, karena kau tidak suka dengan pertanyaanku yg kau anggap terlalu mencampuri urusanmu. bukankah aku boleh mengkhawatirkanmu? bukankah aku boleh berpendapat untukmu? ataukah...

sungguh, hari-hari kedepan ini aku sangat butuh kamu. secara fisik mungkin akan mustahil, tapi kehadiran bukan soal-menyoal  fisik saja. juga tentang waktu, keberadaan  secara emosional. mungkin saya egois menginginkan itu dari kamu, tapi bukankah mencampuri urusanmu yg membuatmu jatuh paling egois? ahh...sekali lagi aku malas sekali berdebat ataupun beradu argumen denganmu. kepalaku sedang penuh, tubuhku sedang manja, aku hanya ingin mendengar candaanmu seperti biasanya. melunturkan kepenatan yg melilitku erat. sesederhana itu aku butuh kamu.

lalu, tidakkah sedikit kau berfikir soal kita? jangan kau biarkan aku memikulnya sendiri, stress sendiri, kamu jangan keterlaluan sayang...
demi kita berdua, seharusnya memang kita berdua yg berkorban. untuk kita. 
kata orang, membangun sebuah keluarga itu butuh dua orang yang sama-sama kuat. terlepas dari "saling menguatkan". kita akan menuju itu sebentar lagi. semoga kau masih ingin bersamaku melalui tujuan itu. 

malam ini, sebelum insiden kau menutupkan telfon dan aku secara tidak sadar meneteskan air mata. hariku sudah lumayan kacau, dari ide yang tiba-tiba menguap entah kemana, tubuh yang semakin tidak bisa diajak kompromi, tugas negara dirumah yg menanti, ditambah insiden itu beberapa jam yg lalu. sungguh, inilah kepayahanku. 

malam ini, aku hanya ingin semuanya bisa ku selesaikan. kau menelfonku dan mengatakan rindu, sungguh aku tidak butuh maaf. ini bukan lebaran. aku hanya ingin dengan sekejap kita baik-baik saja, sehingga beban kita berkurang. dan aku ingin kau tau, hari-hari menuju pernikahan memanglah sepayah dan serapuh ini, maka kalo bukan kita yang sama-sama kuat, lalu apalagi? jangan kalah sama godaan ini, jalani saja. hingga garis finish, tapi pemenangnya sudah tentu harus kita. 

kepada kamu...
lalu, kapan kamu telfon aku dan yakinkan aku kalo kita akan selalu baik-baik saja?


----------------------------------------------
menulispun aku berasa pilu, pada malam yang kubutuhkan padamu. 
02:45 dini hari. 



withLove, 
hiksyanisanie